Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015
Ketika tawaran itu muncul, Sempat terbesit untuk meng-Iya-kan dan mengikuti Tapi dengan segala instropeksi diri, Keinginan itu kubungkamkan, Entah karena apa.. Diri ini merasa tak mampu untuk melalui setiap bait yang akan dilontarkan Begitu banyak yang terlupakan, dan begitu banyak pula yang tak terulang.. Namun, ketika mendengar runtutannya dan mengikuti setiap baitnya Diri ini merasa bahwa sebenarnya tiap bait masih ku ingat dengan pena abu-abu Mungkin jika saja ada seorang insan yang mampu memeluk saudaranya, aku mampu mengembalikan tiap baitnya dengan pena hitam pekat.. Yaa Rabb, dekatkanlah Kami dengan insan yang menunjukkan pada jalan lurusMu..
Di kota inilah kita ditemukan Di tempat inilah kita dipersatukan Di tempat inilah kebersamaan terjalin Di tempat inilah merah-merah muda itu muncul serta, di tempat inilah perasaan gundah muncul Tak ada yang spesial akan sosokmu tapi aura yang kamu bawa sungguh menenangkan hati Walau sikap-sikapmu tak menenangkan di sekitarmu tapi aku yakin semua itu tak seperti yang mereka pikir
“Three” Perkembangan zaman saat ini memang begitu canggih dengan jarak yang begitu jauh mereka dapat berkomunikasi dan dengan cara ini pula lah perkenalanku pada calon-calon penghuni gedung mewah tersebut berawal. Grup-grup pada dinding facebook mulai bermunculan ketika aku mencari teman calon universitasku, hingga ahirnya aku di tempatkan pada lantai yang begitu nyaman, TIGA. Tiga, tiga, dan tiga, semoga Allah selalu meridhoi dan merahmati angka ganjil ini. Perjalanan dua terahir ini berawal dan berahir dengan angka tiga, semoga akan tetap berlanjut dengan angka tiga. Mungkin tak ada keistimewaan untuk kalian, tapi bagi ku angka ini telah menyaksikan setiap jengkal langkah kakiku ketika aku tertawa, menangis, bermain di lantainya (mengotori ataupun membersihkan), menaati dan melanggar aturan yang ada. Sungguh, tak terasa semua ini akan berlalu dengan cepatnya. Dari angka 3 kutemukan berbagai macam karakteristik, namun aku tetap suka dan nyaman dengan angka ini. Terima kasih u...

Persada Story

Hembusan angin fajar begitu mendamaikan hati setiap insan, memberi kesejukan bagi insan yang terbangun di waktu nya, memberi kekuatan yang luar biasa. Kekuatan apa pula yang Tuhan berikan kepada gadis kecil ini ?? Sehingga ia selalu tau apa yang aku maksud setiapa ku berkata-kata kepadanya. Jadwal kelompok kami pagi ini tahfidzul Qur’an, pagi ini tidak ada yang menjaili pembimbing kami J (tak ada Mba Isni yang membantuku untuk menjahili Mba Asa, dan tak ada yang mengganguku saat setoran) seluruh santri sibuk dengan Al-Qur’an nya masing-masing menghafal sesuai surat yang mereka hafal. Entah berawal dari apa, selalu saja percakapan ku dengan nya bisa sampai dengan pembicaraan yang sama seperti dulu. “Nafis ngumpulin ya persada story nya, sedikit saja gak pa-pa kok” ujar Arsyi di tengah-tengah komat-kamit hafalannya. “Hee, ya nanti ya” Jawabku sambil tersenyum bingung. Ooh, semua percakapan mulai dari ini, ya mulai dari ini.. Sejak Arsyi menyuruhku untuk mengumpulkan persada s...
Di Balik Sembirat Senyum Dina Hembusannya selalu saja menghadirkan kedamaian setiap insan ketika jendela bilik kamar mereka terbuka. Tak jauh berbeda dengan udara di puncak gunung saat ini yang membuatku semakin terpana akan keindahan alam ciptaan-Nya. Tak dapat dipungkiri seberapa sering menapakkan kaki di puncak gunung, alam selalu saja memberi kesan seakan ini untuk pengalaman mendaki pertama. “Indah banget ya din” kata Dela “Kapan ya kita bisa naik gunung bersama seperti ini lagi?” “Iya din indah banget, mungkin ini bakal jadi kenangan yang tak terlupakan saat masa kuliah ini del” “Maaf ya din, kalau selama ini aku sering buat kamu sebel, marah.” “Iya del, aku juga. Gak terasa ya sebulan lagi kita balik ke halaman masing-masing” “Semua begitu cepat din kayaknya baru kemarin kita beli perlengkapan ospek” kenang Dela “Hei kalian berdua kayak orang pacaran aja, liat pemandangannya berdua-duaan gitu. Dasar jomblo” ejek Roy sambil menghampiri kami “Iiih iih, bilang aj...
Ketika kamu jatuh dan tidak ada seorangpun yang menolongmu.. Yakinlah!! Aku akan menghampiri dan meraih tanganmu untuk bangkit kembali Walau didalam hatimu masih ada kebencian kepadaku Aku akan tetap datang untuk membangunkanmu dari kejatuhanmu.. Dan kan ku berikan obat kepadamu agar kamu dapat kembali bangkit seperti sedia kala Karna aku tidak akan bahagia apabila ku masih melihatmu dalam kesedihan Raihlah tanganku ini kawan!! Dan wujudkan mimpi2 yang telah kau dokumentasikan di lembaran putih nan suci itu.. Aku yakin kamu bisa!!! Janganlah kau terus bersedih, jalanilah yang sedang kau alami, Wujudkanlah mimpi mu dari sedikit demi sedikit.. Aku yakin kamu bisa!!! Jangan bersedih ketika mimpimu belum bisa kau wujudkan di hari ini.. masih ada hari esok untuk wujudkan mimpimu jika kamu mau berusaha.. FIGHTING kawan ku!!! Aku selalu berada di belakangmu untuk selalu menyemangatimu:*:* Persada, 01 November 2013 Terima kasih kawan, kau telah menyemangati ...