Ketika tawaran itu muncul,
Sempat terbesit untuk meng-Iya-kan dan mengikuti
Tapi dengan segala instropeksi diri,
Keinginan itu kubungkamkan,
Entah karena apa..
Diri ini merasa tak mampu untuk melalui setiap bait yang akan dilontarkan
Begitu banyak yang terlupakan,
dan begitu banyak pula yang tak terulang..

Namun, ketika mendengar runtutannya dan mengikuti setiap baitnya
Diri ini merasa bahwa sebenarnya tiap bait masih ku ingat dengan pena abu-abu
Mungkin jika saja ada seorang insan yang mampu memeluk saudaranya, aku mampu mengembalikan tiap baitnya dengan pena hitam pekat..

Yaa Rabb, dekatkanlah Kami dengan insan yang menunjukkan pada jalan lurusMu..


Komentar

Postingan populer dari blog ini